05.06.09

SOURCE KERNEL DARI LINUX DAN MEMORI MANAJEMEN

Posted in teknologi tagged at 11:28 pm by adjie

-MELAKUKAN COMPILE SOURCE KERNEL DARI LINUX

Dalam menginstall kernel linux ini kita menggunakan prosesor Pentium 4, versi linux yang digunakan yaitu Redhat 2.4.20-6. Pertama masuk sebagai super user atau mode bash shell (#). Jangan lupa back up folder /boot untuk jaga-jaga.

Langkah-langkahnya:
1.Kita cari dulu source kernel linux kemudian taruh sourcenya di
/usr/src/linux-2.4.20-6
2.Bikin link ke folder itu sehingga akan didapat /usr/src/linux :
ln –s /usr/src/linux-2.4.20-6 /usr/src/linux
3.Memodifikasi scheduler, filenya dapat ditemukan di sched.c di
usr/scr/linux/kernel/sched.c
4.make clean (menghapus simbol-simbol lama)
5.make mrproper
6.make clean
7.Melakukan konfigurasi dari modul-modul. Dengan membuat spesifik modul-modul itu untuk dimasukkan dan yang di-compile dalam kernel. Ini adalah hal yang paling mudah untuk memulai dari konfigurasi file yang masih ada. Lalu melakukan peng-copy-an satu dari konfigurasi folder untuk memulainya. Kemudian   menjalankan menu dasar untuk melakukan spesifikasi dari modul-modul untuk di-load secara terus-menerus. Jika tidak dilakukan perubahan untuk membuatnya,   dapat juga dibuat konfigurasi file lama, tanpa menggunakan menu.
Catatan : untuk menyimpan sebuah konfigurasi file, copy file itu ke dalam folder lainnya atau tidak melakukan konfigurasi di dalam nama. Kemudian men-  delete file itu.
Untuk melakukan konfigurasi file lama ( dari /usr/src/linux ) :
cp configs/kernel-2.4.20-i686.config .config
make oldconfig
atau membuat  sebuah konfigurasi file baru, dari pilihan menu :
make menuconfig

8.make dep  – hal ini membuat semuanya dapat dikendalikan
9.mengubah label makefile EXTRAVERSION untuk memberikan sebuah nama yang unik dari kernel yang telah dibuat. Sebagai contohnya :
EXTRAVERSION = -6cpKernel
10.Melakukan compile pada kernel image. Langkah dapat dilakukan dengan;
nohup make bzImage  dan
tail –f nohup.out
11.Melakukan compile semua modul. Langkah ini dapat dilakukan dengan;
nohup make modules 1> modules.oout 2> modules.err &
tail –f modules.err
12.Jika tidak ada error dalam melakukan compile pada modul. Kemudian dijalankan perintah :
make modules_install

13.Sekarang, mengkopi kernel image dan melakukan pengaturan (untuk menyimpan dengan kernel) ke dalam boot directory dan dapat dijumpai jika reboot;
cp arch/i386/boot/bzImage / boot/cpKernel
cp .config /boot/cpKernelConfig
14.Membuat image baru sehingga modulnya dapat dimuat pada saat booting. Modul dibuat dan ditempatkan di in/lib/modules;
/sbin/mkinintrd /boot/initrd-2.4.20-6cpKernel.img
/lib/modules/2.5.20-6cKernel

15.Mengubah konfigurasi file pada saat booting, dapat dipilih kernel mana yang akan di-start. Lebih baik ika di-copy terlebih dahulu dan kemudian baru dimodifikasi. Pada jalan ini, harus dilakukan booting kembali pada ” good ” kernel. Cara pintasnya, di-copy kemudian dimodifikasi. Hal ini dapat dilakukan dengan :

title Linux Hack
root (hd0, 4)M
kernel/boot/cpkernel ro root=LABEL=/hdc=ide-scsi
initrd/boot/initrd-2.4.20-6cpkernel.img

16.Reboot   . Ketika restart, maka dapat dipilih salah satu dari dua kernel.

-MANAJEMEN MEMORI DAN SWAPPING MEMORY

Memori
Organisasi dan manajemen memori sangat mempengaruhi kinerja komputer. Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan:
•Memori utama sebagai sumber daya yang harus dialokasikan dan dipakai bersama diantara sejumlah proses yang aktif. Agar dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, maka diinginkan memori yang dapat menampung sebanyak mungkin proses.
•Upaya agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem komputer. Linux memanfaatkan virtual memori untuk mendukung kinerja sistem. Sebagai sistem operasi multiprogramming, virtual memori dapat meningkatkan efisisensi sistem. Sambil proses menunggu bagiannya diswap masuk ke memori, menunggu selesainya operasi masukan/keluaran dan proses diblocked. Jatah waktu pemroses dapat diberikan ke proses-proses lain.

Manajemen memori Linux menyediakan:
1.Ruang alamat besar
Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia
2.Proteksi
Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.
3.Pemetaan memori
Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.
4.Memori maya bersama (shared virtual memory) Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis bagi beberapa proses.

Karena memori fisik lebih sedikit dibanding memori maya, maka sistem hanya memuatkan page-page maya yang saat itu sedang digunakan proses. Linux memuatkan page maya begitu diperlukan. Teknik ini disebut dengan demand paging. Saat pemroses berusaha mengakses alamat maya yang tidak di memori fisik, pemroses tidak dapat menemukan isian di tabel page maya. Pemroses menerbitkan page fault,
•Jika alamat maya yang dituju tidak legal (yaitu proses berusaha mengakses alamat maya yang tidak dibolehkan), maka sistem operasi mengakhiri proses itu untuk memproteksi proses-proses lain.
•Jika alamat maya yang dituju absah tapi tidak sedang di memori fisik, maka sistem operasi harus membawa page ke memori dari disk. Pengaksesan disk memerlukan waktu lama. Jika terdapat proses lain yang dapat dijalankan, maka sistem operasi memilih proses lain untuk dijalankan. Proses dimulai kembali di instruksi dimana page fault terjadi. Pemroses dapat memetakan memori maya ke memori fisik saat dilakukan pengaksesan memori maya, sehingga proses terus berjalan. Jika tidakterdapat memori bebas, sistem operasi harus membuat ruang bagi page yang akan dimasukkan dengan membuang page lain dari memori.
•Jika page telah dimodifikasi (dirty-page), sistem operasi harus menjaga isi page. Ketika dipindahkan dari memori, disimpan di ruang khusus (swap space).
Jika page yang dibuang berupa page belum ditulisi maka page tidak perlu dituliskan ke disk.
Berikut code program memory manager-nya:

Linux menempatkan proses pada memori yang dibagi menjadi sejumlah partisi. Pemartisian ini bersifat dinamis maka jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis. Proses yang akan masuk ke memori segera dibuatkan partisi sesuai kebutuhan. Linux menciptakan ruang disk tempat swap terlebih dahulu, saat proses diciptakan, ruang swap pada disk dialokasikan. Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, proses selalu ditempatkan ke ruang yang telah dialokasikan, bukan ke tempat-tempat berbeda setiap kali terjadi swap-out. Ketika proses berakhir, ruang swap pada disk didealokasikan.

04.23.09

My Computer

Posted in MIne tagged , at 6:37 pm by adjie

Bicara tentang masalah “My Computer” , tentu saja kita akan teringat salah satu program jendela explorer yang akan menunjukkan partisi-partisi storage yang ada di dalam suatu komputer atau laptop baik storage internal ataupun eksternal. Tapi yang akan dibahas kali ini bukan seperti di atas, tapi saya akan lebih mengenalkan spesifikasi komputer saya kepada publik,,,yaa walaupun spek komputer yang saya punya “jadul” untuk saat ini. Untuk saat ini saya memakai komputer yang bisa mobile alias laptop. Laptop saya merupakan salah satu produk dari TOSHIBA dengan type laptop Satellite A135. Untuk CPU ( Central Proccessing Unit ) yang dipakai adalah CPU type Mobile DualCore Intel Pentium T2080 dengan clock sebesar 1733 MHz . Untuk Computer Typenya yaitu ACPI x86-based PC ( mobile ). Dan Operating System yang saya gunakan yaitu dari Windows Vista Services Pack 1. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat gambar dibawah ini :

Sebenarnya dari awalnya memory RAM yang saya gunakan atau secara defaultnya 512 Mbyte. Tapi setelah dirasa-rasa komputer saya agak lambat jika memakai kapasitas memory seperti itu. Jadi solusinya saya upgrade memory sampai 1 giga dengan menambahkan RAM berkapasitas 512 Mbyte lagi. Dan hasilnya lebih cepat setelah saya melakukan upgrading memory. Hal ini dikarenakan saya memakai sistem operasi dari Windows Vista yang sangat menghabiskan memory yang cukup banyak, jadi kalau kita memakai RAM defaultnya, maka akan terasa lebih lambat karena aplikasi yang dijalankan lainnya juga membutuhkan memory. Dilihat dari sisi hardisk, saya memakai jenis hardisk Hitachi HTS541680J9SA00 ATA Device  (80 GB, 5400 RPM, SATA). Dan saya melakukan 3 partisi hardisk. Untuk drive C saya partisi sebanyak 23 giga. Sampai saat ini drive C ini tinggal 2 giga saja, jadi saya tidak berani melakukan instalasi software ke drive C lagi. Hal ini disebabkan karena dibutuhkannya kapasitas khusus untuk sistem operasi windows vista yang hampir menghabiskan 15 giga. Itupun belum jika kita membuat restore file dan file hibernate. Sehingga siasat saya untuk menghemat kapasitas hardisk, saya menghapus restore file dan file hibernate. Dan partisi hardisk yang 10 giga saya gunakan untuk menginstall sistem operasi Ubuntu, walaupun sistem operasi ini jarang saya gunakan, tetap saya tetap memakainya untuk keperluan tertentu disaat sistem operasi windows lagi error. Kemudian untuk sisi VGA, laptop saya menggunakan Video Adapter ATI RADEON XPRESS 200M Series (128 MB). VGA ini merupakan keluaran dari AMD sampai pada chipsetnya. Memory VGA saya berupa shared memory, jadi jika di dalam komputer di-upgrade RAMnya, maka kapasitas memory VGA akan bertambah juga. Untuk laptop yang saya gunakan dengan kapasitas RAM 1 giga, menghasilkan memory share VGA sebesar 318 Mbyte. Untuk gaming seperti warcraft, komputer saya berjalan mulus, dan juga game jenis Counter Strike Condition Zero dapat berjalan di laptop saya. Kemudian untuk gaming 3D terbaru, kayaknya laptop saya sudah tidak bisa menanganinya karena terbatasnya kualitas VGA dan juga memorynya. Untuk spesifikasi secara umum dapat dilihat gambar di bawah :

Dari segi kemampuan dari laptop saya tergolong sangat bagus karena tahan banting ( bukan dibanting lho..), walaupun pada awalnya laptop saya sering ada trouble dan alhamdulillah dapat diatasi. Dengan mengandalkan teknologi CPU dual core, saya bisa menjalankan semua aplikasi dengan lancar dengan didukung dengan kemampuan grafis ATI RADEON Xpress 200M yang bisa dibilang bagus. Untuk ke depan, saya akan mencoba pemakaian Windows 7, dan saya juga akan mencari driver-driver untuk sistem operasi Windows 7 biar bisa berjalan baik.

04.05.09

FILE EKSTENSION

Posted in Uncategorized at 7:32 am by adjie

Saat Anda mengklik kanan pad file dan memilih Properties, pada bagian MS-DOS name pasti ada tulisan tiga huruf sesudah titik. Itulah yang dinamakan ekstensi file. Fungsinya adalah untuk mengetahui atau membedakan jenis file. Nah, yang kami tuliskan di sini adalah beberapa jenis file yang paling umum. Untuk mengetahui ekstensi file lainnya Anda bisa membuka Windows Explorer, lalu pilih menu View – Folder Options. Pindah ke tab Files Types. Di sana terdapat puluhan dan mungkin ratusan ekstensi file. Semakin banyak Anda menginstall aplikasi maka daftar ekstensi file yang ada akan semakin panjang.

Pernahkah kita pikir, berapa jumlah file ekstension yang bisa digunakan di windows? Untuk defaultnya memang ada beberapa seperti file-file system yang langsung bisa dieksekusi oleh windows. Sebagai contohnya ekstensi *.exe salah satu jenis file ekstension yang bisa secara langsung dieksekusi oleh windows. Kemudian selain jumlah dari windows default itu, ada banyak sekali atau bahkan tak terbatas berapa file type yang berjalan di windows, dengan catatan harus ada compiler dari file-file itu agar bisa dibaca oleh windows. Sebagai contohnya file ekstension *.docx hanya bisa dibaca kalau di dalam windows sudah terinstall Microsoft Word 2007. Kalau software tersebut belum terinstall, file ekstension *.docx tidak akan bisa terbaca oleh windows secara default, dan membutuhkan suatu compiler agar bisa dibaca windows. Dan masih banyak file-file ekstension yang digunakan di windows tapi membutuhkan compiler-compiler.

Untuk contoh sederhana, ada beberapa ekstensi file itu adalah sebagai

03.13.09

SVCHOST.EXE salah satu proses dalam sistem WINDOWS

Posted in teknologi tagged , at 8:47 pm by adjie

Yap.. saya akan membahas tentang SVCHOST. EXE.  Anda mungkin sering melihat proses bernama SVCHOST. EXE ketika sedang melihat proses yang sedang berjalan di komputer Anda. Bahkan banyak juga virus/worm lokal yang ‘menyamar’ sebagai SVCHOST.EXE. Sebenarnya Apa sich SVCHOST. EXE itu? Kenapa ada begitu banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE?? Sebenarnya SVCHOST.EXE itu penting nggak sich?? Yap, dari sini akan kita bahas bersama.
SVCHOST.EXE merupakan nama proses host generik untuk layanan yang dijalankan dari dynamic-link libraries (DLL).

Awalnya, Microsoft menggunakan file .exe (executable) bagi service-service yang berjalan di Windows. Karena dirasa kurang efisien, Microsoft kemudian melakukan perombakan dengan mengubah service-service tadi dari menggunakan file-file .exe menjadi file .dll (Dynamic Link Library). Dynamic Link Library (.dll) merupakan file yang berisi rutin (procedure & function) yang dapat dipanggil dari file executable (.exe) maupun dari file .dll lain. Hal ini dirasa lebih menguntungkan karena rutin-rutin yang bersifat umum dapat dipakai oleh beberapa aplikasi pada saat yang bersamaan dan hanya diperlukan satu copy saja di memory atau disk. Programmer dapat mengatur agar rutin-rutin yang terdapat pada DLL tersebut dimuat ke memory hanya ketika diperlukan saja. Apabila tidak diperlukan maka DLL tersebut bisa dibuang dari memory.

Dengan demikian, maka aplikasi yang Anda buat dapat lebih menghemat penggunaan memory. Keuntungan kedua, aplikasi menjadi bersifat modular. Anda dapat melakukan update aplikasi yang Anda buat tanpa harus mengupdate file EXE. Dengan demikian Anda cukup menyertakan patches kepada program Anda tanpa Anda harus menyertakan seluruh aplikasi. Keuntungan lain adalah ukuran file EXE menjadi lebih kecil karena beberapa kode program diletakkan pada file DLL.

Berkas SVCHOST.EXE.exe terletak di dalam map %SystemRoot%\System32. Pada proses persiapan, SVCHOST.EXE.exe memeriksa bagian layanan registri untuk menyusun daftar layanan yang harus dimuat. SVCHOST.EXE.exe dapat dijalankan beberapa kali sekaligus dalam satu waktu. Setiap sesi SVCHOST.EXE.exe dapat berisi sekelompok layanan. Oleh karena itu, layanan yang terpisah dapat berjalan, tergantung pada bagaimana dan di mana SVCHOST.EXE.exe dimulai. Kelompok layanan ini memungkinkan kontrol yang lebih baik dan debugging yang lebih mudah.
Grup SVCHOST.EXE diidentifikasi dalam kunci registri berikut ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\SVCHOST.EXE
Setiap nilai di bawah kunci ini melambangkan grup SVCHOST.EXE yang berbeda dan muncul sebagai item yang terpisah ketika Anda sedang melihat proses aktif. Setiap nilai merupakan nilai REG_MULTI_SZ dan berisi layanan yang dijalankan di bawah grup SVCHOST.EXE tersebut. Setiap grup SVCHOST.EXE dapat berisi satu nama atau lebih layanan yang diekstrak dari kunci registri berikut ini, yang kunci Parameters-nya berisi nilai ServiceDLL :
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Service

Untuk melihat daftar layanan yang berjalan di dalam SVCHOST.EXE:
1.Klik Mulai pada taskbar Windows, kemudian klik Jalankan.
2.Pada Buka, ketik cmd, kemudian tekan ENTER.
3.Ketik Tasklist /SVC, kemudian tekan ENTER.
Tasklist menampilkan daftar proses yang aktif. Switch /SVC menunjukkan daftar layanan aktif di setiap proses. Untuk informasi lebih lanjut mengenai sebuah proses, ketik perintah berikut ini, kemudian tekan ENTER:
Tasklist /FI “PID eq processID” (dengan tanda petik)

Jika anda melihat pada TaskManager, anda akan menyaksikan banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE. Hal ini seringkali dimanfaatkan oleh para penulis WORM untuk melakukan rekayasa sosial dengan cara memberi nama induk worm dengan nama yang sama atau mirip SVCHOST.EXE, dengan harapan user akan mengira bahwa induk worm tersebut bagian dari komponen windows. Ya, seringkali user kebingungan membedakan SVCHOST.EXE milik Worm dengan SVCHOST.EXE milik WINDOWS.

Nah.. dari sini Anda mungkin bertanya-tanya. Kenapa sich kok ada banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE??

Begini nich.. sebagaimana layaknya Operating System, WINDOWS memiliki banyak sekali service-service yang harus dipanggil. Seperti yang sudah saya jelaskan di awal tadi, masing-masing service tersebut tentunya harus dijalankan oleh suatu file executable. Jika seluruh service yang sedemikian banyak itu dijalankan oleh hanya sebuah file executable saja, maka tentu resiko terjadi kegagalan pemanggilan service tersebut akan sangat tinggi. Untuk mengantisipasi hal itu, maka service-service tersebut dikelompok-kelompokkan sesuai dengan fungsinya. Tiap file SVCHOST. EXE dipanggil untuk menjalankan kelompok service yang berbeda. Misalnya SVCHOST.EXE yang pertama menjalankan group service untuk Audio, SVCHOST.EXE kedua menjalankan service-service Firewall, dan lain sebagainya. Karena pemisahan-pemisahan inilah banyak terdapat proses dengan nama SVCHOST.EXE.

Kalau mengenai virus, dimungkinkan nama varian virus itu bernama mirip seperti SVCHOST.EXE, yang nama virusnyaW32.Welchia.Worm, dan ini virus menginfeksi SVCHOST.EXE dan akhirnya akan membuat korup atau rusak file LSASS pada windows. Yang menyebabkan windows anda akan rusak (sering shutdown/restart). Cara virus W32.Welchia.Worm merusak LSASS yaitu dengan cara membuat over buff pada LSASS itu sendiri sehingga LSASS selalu kelebihan muatan dan meyebabkan proses shut down di aktifkan. Kalau di komputer lo ada file ga jelas yang mirip dengan SVCHOST.EXE yang dijalankan maka itu adalah hasil pembiakan dari tuh virus :
-svchosts.exe
-scvhost.exe
-scvhosts.exe
-svchostc.exe
-xsvchost.exe
-svchost.exe.bak
Dan untuk tambahan saja, secara umum SVCHOST.EXE yang asli bercirikan sebagai berikut:
1.Bisa ditemukan di alamat: C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
2.Mempunyai ukuran sekitar 14 KB.
3.Bertipekan aplication
4.Informasi Properties:
Description: Generic Host Process for Win32 Services
Company: Microsoft Corporation
Internal nam: svchost.exe
Original Filename: svchost.exe
Product name: Microsoft® Windows® Operating System
5.Icon berbentuk kotak putih ada bis biru di bagian atas.

03.06.09

MANAJEMEN FILE SISTEM

Posted in teknologi tagged at 4:40 pm by adjie

Maksud kalimat di atas adalah bagaimana mengatur file-file kita termasuk file sistem dari Sistem Operasi yang kita pakai. Masalah ini akan saya pandang dari sisi penulis. Untuk saat ini saya masih menggunakan Sistem Operasi Windows Vista Home Basic untuk Services Pack 1. Sistem Operasi anyar ini menyediakan grafis yang lebih baik untuk user interfacenya, selain itu sistem operasi ini menyuguhkan security yang lebih baik dari sistem operasi pendahulunya yakni Windows XP. Tetapi dari segi file sistem yang digunakan, sistem operasi windows vista memiliki kapasitas yang lebih besar daripada XP. Sekarang ini saja saya menggunakan hardisk dengan kapasitas 80 giga hampir mau habis. Dengan kapasitas ini, saya membuat partisi untuk drive primary dengan besar kapasitas 23 giga. Tapi saat ini drive primary saya tinggal 2 giga, padahal saya hanya meng-install beberapa aplikasi kayak aplikasi dari Microsoft dan aplikasi pendukung lainnya. Dan ternyata setelah saya lihat, file sistem dari windows vista itu sendiri yang menyedot kapasitas dari hardisk yaitu sekitar 15 giga file sistem dari windows.

Sampai saat ini, hardisk saya memiliki total file berjumlah 923354 file dan total folder berjumlah 21083 folder. Dari file-file yang saya simpan, tidak ada file yang saya duplikasi. Hanya saja pada waktu tertentu saya menduplikasi file tertentu untuk keperluan back up data sementara. Itu pun kalo duplikat file yang baru sudah jadi, file lama akan saya hapus, dengan artian tidak ada file duplikasi yang tertinggal di hardisk saya. Saya memang menghapus file yang sama atau file duplikat agar tidak terlalu menghabis-habiskan kapasitas di hardisk walaupun size file itu tidak seberapa.

Memang sebagian besar orang membuat duplikasi file untuk mem-back up data mereka agar sewaktu-waktu data mereka tidak hilang atau kehapus. Tapi jujur saja saya kurang setuju dengan cara itu. Cara lain yang saya gunakan untuk mem-back up data saya yaitu dengan mem-burn nya ke dalam storage lain, dan saya lebih merekomendasikan jenis storage yang unrewritebility seperti CD, DVD atau yang lain. Saya lebih suka untuk menyimpan ke storage eksternal agar file itu tidak terpengaruh atau mempengaruhi sistem di sistem operasi saya. Dengan artian file itu tidak membebani kapasitas di hardisk dan mengurangi kerusakan atau kehilangan file Karena kerusakan file sistem di sistem operasi saya. Dan selain itu, saya lebih menyarankan untuk menyimpan back-up an file ke storage jenis unrewritebility karena jenis storage ini tidak bisa dihapus lagi atau ditulis ulang. Saya tidak menyarankan penggunakan storage eksternal seperti flashdisk, hardisk eksternal, memory card atau storage lain yang bersifat mudah ditulis ulang ( rewritebility ) untuk mem-back up data. Hal itu dikarenakan atas resiko bad sector atau kegagalan penyimpanan karena sentuhan elektris dan magnetis yang dapat merubah struktur dari media penyimpanan itu sendiri.

Untuk penamaan file, saya lebih cenderung menggunakan underline sebagai pemisah daripada penggunakan spasi. Sebenarnya sama aja sih tergantung kebutuhan pengguna untuk keadaan yang tertentu. Untuk pengaturan sistem lewat command prompt di windows atau terminal di linux, saya lebih menyarankan penamaan file dengan menggunakan underline sebagai pemisah. Dan untuk penamaan folder, saya spesifikkan isi folder itu sebagian besar tentang apa, misal folder dengan nama “foto” yang sebagian isinya tentang file-file foto, dan sebagainya. Sebagian besar penamaan file tergantung dari keinginan dak kebutuhan user dalam menggunakan komputernya.

Untuk efisiensi dari manajemen file sistem, pertama saya membuat paritisi hardisk yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Misal untuk disk :C untuk file sistem windows atau sistem operasi lain. Dan ingat, di partisi ini kalau bisa, tidak disimpan file-file penting kita. Hal itu dikarenakan untuk menghindari kehilangan file jika sistem operasi kita rusak atau crash. Jadi saya lebih merekomendasikan penyimpanan file di partisi lain selain di primary disk ( disk :C ). Kemudian saya lebih menyarankan penggunaan jenis partisi NTFS karena partisi ini lebih secure dan dapat di back up kalau-kalau ada kegagalan pembacaan isi file di hardisk itu. Selain itu diperlukan juga pengecekan apakah ada file yang sama ( duplikat ) biar dapat menghemat size dari hardisk. Dan lakukan disk clean up untuk membersihkan file yang tidak penting dan mendefrag secara berkala agar proses pembacaan file bisa berjalan lebih cepat. Secara umum memang pola piker pengguna harus disinkronkan dengan sistem yang bekerja di sistem operasi yang digunakan agar efisiensi manajemen file bisa maksimal.

02.27.09

SIM Card Generasi Mendatang Menggunakan USB atau MMC

Posted in teknologi tagged at 9:14 pm by adjie

Masih ingatkah kalian tentang sistem memory HP-HP jaman dulu alias jadul?? Pada awal pembuatan HP, sistem memory hanya dipusatkan untuk sistem pengoperasian HP itu sendiri. Kemudian berkembang menjadi system memory internal yang kapasitasnya masih skala Kbyte-Mbyte dan sebagian untuk diisi sistem operasi yang berjalan di HP tersebut. Dan hingga sekarang, sistem memory berkembang menjadi sistem memory internal dan eksternal. Memory internal merupakan modul memory yang terdapat dalam mainboard internal HP, sedangkan memory eksternal merupakan modul memory yang disediakan oleh slot luar yang bisa direstore atau diupgrade. Biasanya memory eksternal memiliki kapasitas yang lebih besar dari pada memory internalnya.

Untuk SIM card yang digunakan di HP-HP secara umum memiliki memory juga, tapi kapasitasnya terbatas hanya untuk menyimpan phone number dan message. Dan itupun masih dikatakan memiliki kapasitas yang terbatas. SIM (Subscriber Identity Module) card atau kartu chip yang digunakan pada handphone GSM merupakan suatu objek yang sangat berperan penting, selain sebagai penyimpan nomor ICCID (International Circuit Card ID) yang unik dan menentukan nomor handphone, SIM card juga dapat menyimpan beberapa informasi lainya seperti SMS dan phonebook walaupun jumlah nya tidak banyak tapi cukup untuk mayoritas pengguna handphone.

Masalah dengan SIM card saat ini adalah kapasitas penyimpanan yang kurang banyak, saat ini kapasitas SIM card pada umumnya sebesar 16, 32, 64 dan 128 kilobyte, sekarang sebuah operator di Prancis yaitu Orange telah mengeluarkan SIM card yang berkapasitas 128 megabyte, hal ini merupakan pembekakan ukuran yang cukup terasa walaupun masih dinilai kecil jika dibandingkan ukuran penyimpanan media kecil lainya.

Jika masalah ukuran kapasitas SIM card telah bisa diselesaikan maka timbul masalah lainnya yaitu interface baca tulis SIM card yang saat ini hanya menggunakan protokol transfer data yang berkecepatan maximum hanya hingga 9600 bps (bits per second = 1,200 bytes per second), interface ini jika digunakan untuk membaca seluruh data SIM card yang berukuran 128 MB akan membuat penggunanya pusing menunggu, jangankan yang berukuran 128 MB sedangkan SIM card kita yang berukuran 64 KB saja jika kita ingin baca phonebook nya setelah baru menyalakan handphone harus membuat kita menunggu selama sekitar 30 detik.

Para vendor pembuat SIM card sedang ramai membicarakan tentang pembuatan interface baru untuk SIM card masa mendatang, ETSI (European Telecommunications Standards Institute) akhirnya telah menyetujui sebuah standard baru untuk SIM card yaitu USB (Universal Serial Bus), padahal dulunya terlihat bahwa MMC (Multimedia Memory Card) kemungkinan besar akan terpilih.

Apapun standard SIM card generasi mendatang akan mebuat para vendor pembuat handphone untuk dapat memasarkan produk barunya yang kompatibel dengan standard baru SIM card dalam kurun waktu paling tidak 2 tahun. Kedua pilihan tersebut antara USB dan MMC memang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri sendiri, pada USB maka keuntungannya adalah pin kontak yang dibutuhkan hanya dua yang membuat pin pin lainnya pada SIM card dapat digunakan untuk keperluan lain, tapi USB menggunakan tegangan 5 Volt yang artinya akan lebih menghabiskan daya baterai, sedangkan MMC menggunakan lebih banyak PIN tapi hanya memerlukan tegangan 3.3 Volt atau 1.8 Volt (low voltage MMC). Ada beberapa perusahaan yang telah membuat standard baru untuk SIM card tapi bersifat proprietary (special) tapi memiliki semua kelebihan dari USB dan MMC, tapi ternyata standard proprietary yang disodorkan telah ditolak karena takut akan adanya biaya ijin penggunaan.

Jika sekarang sudah ada SIM card 128 MB, maka setelah 2 tahun mendatang ketika handphone model baru keluar yang telah mendukung SIM card generasi mendatang maka ukuran kapasitas SIM card akan sangat bertambah lagi, mungkin mencapai hingga ukuran gigabyte. Apakah pada nantinya memori external yang sekarang digunakan pada perangkat handphone tidak akan digunakan lagi karena sudah ada SIM card yang multi fungsi dan berukuran besar ? Jika memang nanti tidak memakai memori luar yang berupa MMC/RS-MMC/MMC Mobile/SD/miniSD/MicroSD (TransFlash)/Memory Stick Pro Duo (Sony Ericsson) maka apakah kiranya nanti handphone bisa melakukan HOT-SWAP SIM card ? karena khan repot kalau harus matiin handphone untuk ganti SIM card. Kiranya siapa yang masih ingin memakai sistem 2 kartu seperti sekarang yaitu SIM card + memori luar ? Silakan berpikir sejenak….

(Sumber http://www.cardtechnology.com/article.html?id=20061120HW2OHV25 dan http://www.theregister.co.uk/2006/11/22/megasims_to_be_usb)

02.20.09

Perkembangan Sistem Operasi yang ada di Dunia

Posted in teknologi tagged at 3:47 pm by adjie

Sampai detik ini, banyak sekali jenis-jenis operasi sistem yang ada, berkembang dan dikembangkan di berbagai belahan dunia. Operasi yang paling banyak didominasi seperti sistem operasi windows, linux beserta distro-distronya, juga mac OS dan masih banyak sistem operasi lain yang booming di dunia. Di tulisan ini, saya akan mencoba memberikan sedikit gambaran apa yang disebut dengan sistem operasi itu, beserta bagian-bagiannya dan bagaimana perkembangannya sampai saat ini.

sistem operasi merupakan suatu perangkat lunak sistem yang bertanggung jawab untuk mengendalikan langsung dan mengelola perangkat keras dan pengoperasian dasar sistem, termasuk juga menjalankan bermacam aplikasi di atasnya misalnya pengolah kata atau perambah website. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil     oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru, mengizinkan beberapa aplikasi yang berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System.

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
1. Keluarga Microsoft Windows – yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x    hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x,      Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan       dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalaMac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran       versi 10.5 (Leopard).

nah, dari sekian banyak itu, akan coba saya paparkan perkembangan sistem operasi yang berkembang di seluruh dunia.Artikel ini akan menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.

1980

* QDOS  : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS       karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.
* Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.

1981

* PC­ DOS : IBM meluncurkan PC­ DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
* MS­ DOS : Microsoft menggunakan nama MS­ DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.

1983

* MS­ DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS­ DOS diluncurkan pada komputer PC XT.

1984

* System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan mouse.
* MS ­DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
* MS ­DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.

1985

* MS ­Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS­Windows, sistem operasi yang telah menyediakan  lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk    performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
* Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.

1986

* MS­ DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy  3.5 inch 720 KB.

1987

* OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
* MS­ DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
* Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
* MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan  untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.

1988

* MS­ DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS­DOS 4.0 dengan suasana grafis.
* WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners­Lee.

1989

* NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.

1990

* Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
* Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
* MS­Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1­2­3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.
* DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.

1991

* Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
* MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full­-screen editor,  undelete, unformat dan Qbasic.

1992

* Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
* 386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
* Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System).

1993

* Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS  didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
* Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.
* MS­ DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS­DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi  harddisk DoubleSpace.
* Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
* Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
* MS­ DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.2.
* NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
* FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan  nama FreeBSD.

1994

* Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
* MS­DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
* FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin­River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.
* SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
* Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.

1995

* Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
* PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM PC DOS.
* Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
* PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
* OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.

1996

* Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0

1997

* Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.

1998

* Windows 98  : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil  menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
* Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan  server berbasis       Windows NT.
* Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai  servernya.
* Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
* Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.

1999

* Support : Hewlett Packard mengumumkan  layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
* Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux dan yang  nantinya beralih nama       menjadi Xandros.

2000

* Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
* Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
* Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
* China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
* Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker dalam sebuah  interview dengan Chicago Sun­Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan  pada Linux       dengan menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux.

2001

* Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
* Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan  perubahan nama oleh       Microsoft.

2002

* Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.
* OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka,  WinBI, RimbaLinux, Komura.

2003

* Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
* Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.
* Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
* LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep LiveCD  yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix  adalah Linux   Sehat dan Waroeng IGOS.

2004

* Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa  versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis       XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan).

2005

* Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.

2006

* Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
* CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.

2007

* Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua       keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.

2008

* 3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia       ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh  PC LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet Linux dan game center       Linux.

Untuk sistem operasi yang terbaru masih dalam tahap versi beta dari windows yaitu windows 7. Windows 7 ini menyempurnakan sistem operasi windows vista dan menggunakan keunggulan windows xp. Untuk kompatibelitas hardware masih dalam proses berlanjut dengan meng-update windowsnya.

tambahan referensi informasi dari http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html

Selamat Datang !!

Posted in Kunjungan Pertama, Uncategorized at 2:45 pm by adjie

Selamat datang di blog saya di adjie.blog.ugm.ac.id. semoga dari tulisan-tulisan yang ada di blog saya, ada manfaat bagi pembaca. dan kalaupun ada kesalahan-kesalahan atau ada kritikan, mohon diposting di comment.

Terimakasih untuk mengunjungi blog saya.